Xiaomi 18 dikabarkan akan hadir dengan peningkatan besar pada sektor kamera sekaligus menawarkan lima pilihan warna. Smartphone yang diperkirakan menjadi penerus Xiaomi 17 tersebut disebut membawa dua kamera 200 megapiksel dan chipset generasi terbaru Qualcomm.
Bocoran dari pembocor teknologi Digital Chat Station (DCS) menyebut Xiaomi 18 akan tersedia dalam warna hitam, putih, merah muda, biru, dan merah. Dari sisi desain, perangkat ini diperkirakan tetap menggunakan modul kamera berbentuk persegi di sudut kiri atas bodi, mengikuti bahasa desain generasi sebelumnya.
Pada sektor performa, Xiaomi 18 disebut berpotensi menjadi salah satu perangkat pertama yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 6. Chipset besutan Qualcomm tersebut dikabarkan diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2 nanometer TSMC.
Menurut laporan Gizmochina, Senin (10/8), chipset tersebut akan menggunakan CPU Oryon dengan delapan inti. Spesifikasinya juga disebut mencakup cache L2 bersama berkapasitas 16 MB, GPU Adreno 845, serta dukungan terhadap memori LPDDR5X.
Perubahan paling mencolok diperkirakan hadir pada sistem kameranya. Xiaomi 18 disebut mengusung konfigurasi kamera ganda hasil kolaborasi Leica, dengan sensor utama 200 MP berukuran besar dan kamera telefoto periskop beresolusi 200 MP.
Jika bocoran tersebut akurat, konfigurasi itu akan menjadi peningkatan signifikan dibandingkan Xiaomi 17 yang menggunakan tiga kamera beresolusi masing-masing 50 MP. Kamera telefoto periskop 200 MP juga berpotensi memberikan kemampuan pembesaran yang lebih tinggi sekaligus mempertahankan detail gambar.
Selain spesifikasi, harga Xiaomi 18 di pasar China juga diperkirakan mengalami kenaikan. Perangkat tersebut disebut akan dibanderol mulai 5.499 yuan atau sekitar Rp14,5 juta. Sebagai pembanding, Xiaomi 17 sebelumnya memiliki harga awal 4.499 yuan atau sekitar Rp11,8 juta.
Kenaikan tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya biaya sejumlah komponen, khususnya memori. Presiden Xiaomi Group Lu Weibing sebelumnya memperkirakan harga memori masih berada pada level tinggi setidaknya hingga akhir 2027 dan kemungkinan berlanjut sampai 2028.



