
OpenAI resmi memperluas bisnisnya ke sektor perangkat keras dengan memperkenalkan Codex Micro, sebuah keypad pintar yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pengembang perangkat lunak dalam mengelola agen kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) pada platform Codex. Produk ini menjadi perangkat keras komersial pertama yang diluncurkan perusahaan.
Codex Micro dikembangkan melalui kolaborasi OpenAI dengan produsen keyboard mekanis Work Louder. Perangkat tersebut telah tersedia untuk tahap pre-order dan ditujukan bagi pengguna yang memanfaatkan Codex sebagai bagian dari alur kerja pengembangan perangkat lunak sehari-hari.
Keypad ini hadir dengan 13 tombol mekanis yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Enam di antaranya merupakan Agent Keys yang menampilkan status agen AI melalui indikator warna, sehingga pengguna dapat memantau aktivitas AI secara lebih mudah.
Selain itu, tersedia Command Keys yang dapat dikustomisasi untuk menjalankan berbagai fungsi, seperti menerima atau menolak rekomendasi kode, memulai sesi percakapan baru, mengaktifkan perintah suara, hingga berpindah antarproyek. OpenAI juga menyematkan rotary dial yang memungkinkan pengguna mengatur tingkat penalaran AI serta joystick yang dapat diprogram untuk mempercepat proses debugging maupun refactoring kode.
Untuk mendukung fleksibilitas penggunaan, Codex Micro dilengkapi 32 keycap yang dapat diganti sesuai preferensi pengguna. Perangkat ini mendukung konektivitas Bluetooth dan USB-C, serta kompatibel dengan sistem operasi Windows maupun macOS.
Menurut OpenAI, Codex kini telah berkembang dari sekadar asisten pemrograman menjadi platform produktivitas berbasis AI yang mampu membantu berbagai aktivitas pengembangan perangkat lunak. Kehadiran Codex Micro diharapkan dapat memberikan akses yang lebih cepat terhadap berbagai fitur tersebut tanpa harus bergantung sepenuhnya pada antarmuka di layar komputer.
Codex Micro dipasarkan dengan harga US$230 atau sekitar Rp3,7 juta dan untuk sementara tersedia dalam jumlah terbatas melalui OpenAI serta Work Louder.
Peluncuran perangkat ini juga menjadi sinyal awal ekspansi OpenAI di pasar hardware. Meski demikian, Codex Micro berbeda dengan perangkat AI portabel tanpa layar yang sebelumnya dilaporkan masih dalam tahap pengembangan bersama io Products, perusahaan rintisan bentukan mantan Chief Design Officer Apple, Jony Ive. Perangkat tersebut disebut-sebut akan menghadirkan kemampuan AI percakapan, kendali perangkat rumah pintar, serta fitur multimedia pada masa mendatang.




