
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan kembali meraih gelar juara umum dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 melalui penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di berbagai sektor.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan optimisme tersebut saat proses validasi data penghargaan bersama dewan juri yang digelar di kawasan Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung.
Menurutnya, Jawa Barat sebelumnya berhasil menjadi juara umum setelah unggul di berbagai kategori pengembangan ekonomi syariah tingkat daerah. Tahun ini, jumlah kategori penilaian bertambah sehingga pemerintah daerah melakukan evaluasi dan penguatan di berbagai sektor strategis.
Pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat mencakup sektor industri halal, wisata ramah muslim, pendidikan pesantren, perbankan syariah, hingga percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.
Pemerintah daerah juga mendorong pengembangan kawasan industri berbasis syariah yang didukung fasilitas penunjang seperti tempat ibadah dan layanan halal bagi pekerja.
Selain itu, sektor sport tourism dan fasilitas publik disebut mulai diarahkan agar lebih mendukung konsep ekosistem ramah muslim di Jawa Barat.
Pengamat ekonomi menilai Jawa Barat memiliki potensi besar menjadi pusat ekonomi syariah nasional karena didukung jumlah penduduk muslim yang besar, perkembangan industri halal, serta jaringan pesantren yang luas.
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat menyebut provinsi tersebut juga memiliki jumlah produk bersertifikat halal terbesar di Indonesia serta pertumbuhan aset perbankan syariah yang terus meningkat.
Anugerah Adinata Syariah sendiri merupakan penghargaan yang diberikan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah secara inovatif dan berkelanjutan.
Anup adalah penulis dan kontributor teknologi di Kabarteknologi. Ia berfokus menyajikan konten yang akurat dan mudah dipahami tentang tren teknologi terbaru, gadget, dan inovasi digital.
