
Pemerintah Indonesia menghadiri rangkaian penghormatan terakhir bagi mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dengan mengutus Duta Besar Republik Indonesia untuk Iran, Rolliansyah Soemirat. Kehadiran perwakilan Indonesia dilakukan sebagai respons atas undangan resmi yang disampaikan Pemerintah Iran kepada korps diplomatik di Teheran.
Rolliansyah menghadiri prosesi penghormatan yang digelar di kompleks Grand Mosalla, Teheran, pada Sabtu (4/7) waktu setempat. Berdasarkan dokumentasi yang dibagikan Kedutaan Besar RI di Teheran, Dubes RI tampak hadir bersama sejumlah warga negara Indonesia yang berada di Iran. Upacara tersebut merupakan bagian dari rangkaian penghormatan nasional yang berlangsung selama beberapa hari sebelum proses pemakaman selesai dilaksanakan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebelumnya menyampaikan apresiasi atas undangan yang diberikan Pemerintah Iran kepada Indonesia. Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa pemerintah memutuskan menunjuk Dubes RI di Teheran sebagai wakil resmi Indonesia dalam prosesi tersebut. Keputusan itu juga mendapat apresiasi dari otoritas Iran yang menyambut kehadiran perwakilan diplomatik Indonesia dalam acara kenegaraan tersebut.
Menurut informasi resmi Pemerintah Iran, rangkaian penghormatan kepada Khamenei berlangsung pada 3-9 Juli 2026 di sejumlah kota di Iran dan Irak. Prosesi tersebut dihadiri delegasi dari berbagai negara yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tokoh yang selama puluhan tahun memimpin Republik Islam Iran.
Selain Indonesia, sejumlah negara turut mengirimkan delegasi resmi, termasuk Arab Saudi, Qatar, Pakistan, Rusia, China, Malaysia, Kazakhstan, Kuba, Nikaragua, dan Irak. Kehadiran delegasi dari Riyadh dan Doha menjadi sorotan karena berlangsung di tengah dinamika hubungan kedua negara dengan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Prosesi penghormatan berlangsung dengan pengamanan ketat di kawasan Grand Mosalla. Ribuan warga Iran memadati lokasi untuk memberikan penghormatan terakhir, sementara para delegasi asing bergantian memasuki area utama upacara sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Kehadiran Indonesia melalui Dubes RI menegaskan partisipasi diplomatik dalam memenuhi undangan resmi dari Pemerintah Iran pada momen kenegaraan tersebut.





