Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak masyarakat memanfaatkan teknologi sebagai sarana memperkuat persatuan sekaligus memperluas manfaat pembangunan di era digital. Seruan tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Meutya mengatakan perkembangan teknologi seharusnya tidak hanya berorientasi pada kemajuan digital, tetapi juga mampu membuka peluang dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas.
Menurut dia, semangat perjuangan, persatuan, dan gotong royong yang menjadi fondasi bangsa perlu diterapkan dalam menghadapi perubahan teknologi. Pemanfaatan teknologi, kata Meutya, diharapkan dapat mendukung terwujudnya Indonesia yang semakin maju, berdaulat, dan sejahtera.
Pemerintah saat ini telah menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan berbagai layanan kepada masyarakat. Pemanfaatannya mencakup sektor pendidikan, kesehatan, dunia usaha, hingga pelayanan sosial.
Salah satu penerapan digitalisasi dilakukan melalui Sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos). Sistem tersebut dikembangkan untuk membantu pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara lebih efektif kepada masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan ketepatan dalam pelaksanaan program.
Hingga Agustus 2026, sistem digital Perlinsos telah digunakan dalam tahap uji coba dengan mencakup sekitar tiga juta keluarga yang tersebar di 153 kabupaten dan kota.
Digitalisasi tersebut diharapkan dapat memperbaiki efisiensi serta efektivitas penyaluran bantuan pemerintah. Dengan pemanfaatan sistem berbasis data, pemerintah memiliki instrumen yang lebih terintegrasi dalam mengelola program perlindungan sosial.
Dalam penerapan secara nasional, pemerintah menargetkan Sistem Perlinsos Digital mampu mencakup sekitar 49 juta keluarga di seluruh Indonesia.
Meutya menilai perkembangan teknologi perlu diarahkan untuk kepentingan bersama. Karena itu, transformasi digital tidak hanya menjadi agenda pembangunan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya memperluas kesempatan dan memperkuat manfaat pelayanan negara bagi masyarakat.




