Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025. Capaian tersebut menandai enam tahun berturut-turut BSSN mempertahankan predikat tertinggi dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan negara.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan langsung oleh Anggota I BPK RI, I Nyoman Adhi Suryadnyana, kepada Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi. BPK menilai konsistensi BSSN dalam menerapkan standar akuntansi pemerintahan dan prinsip tata kelola yang transparan menjadi faktor utama keberhasilan mempertahankan opini tersebut.
Menurut Nyoman, audit keuangan tidak hanya bertujuan menilai kepatuhan terhadap penggunaan anggaran, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki sistem tata kelola organisasi agar semakin efektif pada masa mendatang. Karena itu, setiap pengelolaan anggaran negara harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus dijalankan secara akuntabel.
Selain kembali memperoleh opini WTP, BSSN juga mendapat apresiasi karena menjadi salah satu instansi yang paling tepat waktu dalam menyampaikan laporan keuangan Tahun Anggaran 2025. BPK turut mencatat seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan pada tahun-tahun sebelumnya telah ditindaklanjuti oleh lembaga tersebut.
Meski demikian, BPK tetap memberikan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. Beberapa di antaranya meliputi inventarisasi dan optimalisasi pemanfaatan aset tetap, penyusunan kajian mengenai penggunaan aset tidak berwujud berupa perangkat lunak agar memberikan nilai tambah yang lebih besar, serta penyetoran kembali ke kas negara atas kelebihan pembayaran yang ditemukan pada belanja barang maupun belanja modal.
Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, menegaskan pencapaian enam kali opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan tanggung jawab yang harus terus dipertahankan. Menurutnya, seluruh jajaran BSSN harus menjadikan hasil tersebut sebagai dorongan untuk meningkatkan disiplin, kepatuhan, dan kualitas pengelolaan keuangan negara.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas pendampingan serta rekomendasi yang diberikan selama proses pemeriksaan. BSSN berkomitmen menindaklanjuti setiap masukan sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola lembaga yang semakin baik di masa mendatang.




